eramuslim.com – Dua ratus ribu lebih jamaah melaksanakan shalat Idulfitri 1443 Hijriah dengan damai di kompleks Masjid Al-Aqsha pada Senin kemarin. Para jamaah berasal dari Yerusalem, Tepi Barat dan warga Palestina yang tinggal di Israel.

Suasana haru dan bahagia menyelimuti mereka yang bisa mencapai masjid dan para relawan membagikan mainan kepada anak-anak di area Dome of the Rock.

Para jamaah menegaskan bahwa mereka akan tetap setia kepada Masjid Al-Aqsha, baik di bulan Ramadhan dan juga setelah bulan suci. Mereka mengaku akan tetap teguh dalam janji mereka untuk melindungi Al-Aqsha, situs tersuci ketiga Islam.

Bus yang membawa warga Palestina dari berbagai daerah berangkat ke Al-Aqsha sejak dini hari. Di Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat Selatan, sekitar 3 ribu orang melaksanakan sholat Idulfitri saat pembacaan ayat-ayat suci terdengar dari semua masjid di kota itu.

Di Ramallah, Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh mengucapkan salam Idul Fitri kepada orang-orang Palestina di setiap bagian dunia. Ia juga menyampaikan salam kepada para tahanan di penjara-penjara Israel dan keluarga para syuhada yang kehilangan anak-anak mereka pada kesempatan ini.

Dia mengatakan masalah Palestina kembali menjadi agenda internasional dan bahwa perjuangan Palestina melawan pendudukan adalah politik, bukan agama.