Kelompok Hindu radikal menuntut pelarangan jilbab diterapkan di lebih banyak negara bagian India. Desakan ini muncul setelah pengadilan menguatkan larangan jilbab di negara bagian Karnataka.

Presiden kelompok Akhil Bharat Hindu MahaSabha, Rishi Trivedi, mengatakan bahwa india adalah Negara hindu dan mereka tidak ingin ada pakaian agama di lembaga pendidikan. Rishi juga berharap aturan serupa tidak hanya diterapkan di Karnataka, tapi juga di semua Negara bagian india.

Keputusan Pengadilan Tinggi Karnataka pada Selasa kemarin disambut menteri federal utama dari Partai Bharatiya Janata. Mereka berdalih siswa tidak boleh memakai pakaian agama di sekolah.

Pemimpin Vishva Hindu Parishad afiliasi dari BJP, mengatakan mereka telah meminta larangan jilbab di negara bagian Gujarat. Mereka akan segera menulis surat ke negara bagian terpadat di negara Uttar Pradesh dan meminta keputusan yang sama. (arrahmah.id/admin)