Ratusan orang turun ke jalan melakukan aksi bela Palestina di Kota Bandung. Mereka mengecam tindakan Israel yang melakukan penyerangan ke Masjid Al-Aqsa dan menewaskan warga sipil Palestina beberapa waktu lalu.

Pantauan detikJabar, aksi bela Palestina ini dipusatkan di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa sore.

Sembari membawa spanduk dan bendera Palestina, massa aksi ini mengecam tindakan represif militer Israel yang menyerang Masjid Al-Aqsa. Bulan Ramadan pun tak menyurutkan semangat para pedemo ini untuk terus memperjuangkan hak kemerdekaan Bangsa Palestina.

Demo itu berlangsung tertib dan tak ada aksi menutup jalan di sekitar Gedung Merdeka. Para pedemo berdiri berjajar di bahu jalan pada kedua sisi Jalan Asia Afrika dan tak menggangu para pengguna jalan yang melintas.

Kepada wartawan, koordinator aksi bela Palestina Bagus Pamungkas menegaskan, pihaknya mengecam aksi semena-mena militer Israel yang telah melakukan penyerangan terhadap warga sipil Palestina saat berada di Masjid Al-Aqsa. Namun sayangnya, kata dia, dunia Internasional seolah hanya diam dan tak memberikan sanksi apapun atas tindakan Israel tersebut.

Ia menambahkan Beda kondisi jika menyikapi serangan Rusia kepada Ukraina. Sudah pasti negara-negara Barat akan menyerukan resolusi di Sidang PBB agar menjatuhkan sanksi terhadap Rusia. Tapi kenyataannya, mereka tak melakukan apapun untuk Palestina.

Pihaknya pun mendesak Pemerintah Indonesia untuk berdiri di barisan paling depan dalam membela kemerdekaan Bangsa Palestina. Termasuk negara-negara Islam di Timur Tengah.

Di tengah jalannya aksi, para pedemo ini turut membentangkan spanduk besar bergambar bendera Israel di Jalan Asia Afrika. Spanduk itu diletakan begitu saja di tengah jalan supaya dilindas para pengendara sebagai simbol perlawanan untuk penjajahan Israel kepada Palestina.

Menurut Bagus, bangsa Palestina tentunya menaruh harapan besar terhadap Indonesia di dunia Internasional. Mengingat, negara-negara Timur Tengah kini berubah haluan dan malah membangun hubungan diplomatik dengan Israel seperti negara Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan hingga Maroko. (detik.com/admin)