Turki mengklaim tidak akan pernah memaksa pengungsi Suriah untuk kembali ke tanah air mereka, demikian kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari Senin kemarin. Menurut Erdogan warga Suriah dapat kembali ke tanah air mereka kapan pun mereka mau. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Recep Tayyip Erdogan.

Erdogan menekankan bahwa Turkiye akan terus menjadi tuan rumah bagi pengungsi Suriah dan tidak akan menyerahkan mereka ke “tangan para pembunuh.”

Suriah telah berada dalam perang saudara sejak awal 2011 ketika rezim menindak protes pro-demokrasi.

Menurut angka resmi PBB, lebih dari 350 ribu orang kehilangan nyawa mereka karena konflik, tetapi kelompok hak asasi manusia memperkirakan jumlah korban tewas antara 500 hingga 600 ribu. Lebih dari 14 juta harus meninggalkan rumah mereka, menjadi pengungsi luar negeri atau pengungsi internal di dalam negeri. (hidayatullah.com/admin)